Konfigurasi Firebase Realtime dan Firestore

Selamat sore developah, tentu kita tahu bahwa firebase dikembangkan oleh google untuk memenuhi kebutuhan data yang selalu berubah ubah setiap saat agar proses sinkronisasi terjadi dengan cepat. Firebase adalah solusi untuk menyimpanan dengan konsep nosql. yaitu penyimpanan yang berupa json cabang. Tentu data yang dihasilkan akan mempunyai ukuran yang sangat kecil setiap karakternya. Bahkan bisa di bilang dari data kecil tersebutlah justru firebase banyak diminati oleh para developer mobile di seluruh penjuru dunia.

Silahkan baca artikel terkait:

Firebase Adalah Solusi Pas Buat Para Developer Mobile

Jujur saya juga sempat bingung ketika pertama mendengar kata firebase. Dalam benak saya bertanya-tanya apa itu firebase dan untuk apa diciptakan, dan setelah saya mendalami firebase, ternyata banyak manfaat yang saya rasakan.

Membuat Proyek

OK…kali ini kita akan langsung membuat project di firebase. langkah pertama tentu siapkan kopi, cemilan laptop dan koneksi internet.

Pastikan kamu mempunyai akun gmail, karena firebase mengharuskan penggunanya untuk login dengan akun gmail. Silahkan kunjungi situs firebase di link berikut ini : Firebase

Kemudian login, maka kamu akan mendapati halaman seperti gambar berikut :

Silahkan klik Mulai atau Masuk, maka nanti kamu akan diminta untuk memasukkan email dan password gmail.

Pada halaman awal Firebase setelah login Buka Konsol, letaknya seperti yang tertera pada gambar diatas. Kemudian pilih Tambahkan proyek

Maka akan tampil Dialog Tambahkan project, silahkan diisi untuk :

  1. Nama proyek : isi dengan nama aplikasi yang sedang kamu buat
  2. ID project : adalah pengenal unik global yang digunakan di URL realtime database, subdomain firebase hosting dan lainnya. Kamu tidak dapat merubah project ID ini setelah membuatnya. id project biasanya akan otomatis terisi jika nama proyek telah di isi.
  3. Lokasi Analytics: Jangan lupa untuk memilih lokasi negara tempat tinggal kamu. Katakanlah indonesia
  4. Lokasi Cloud Firestore : ini biarkan default. Ini akan menentukan lokasi penyimpanan data Cloud firestore kamu. pilihan ini tidak dapat di ubah di kemudian hari.
  5. Centang “Gunakan setelan default untuk membagikan data Google analytics for Firebase”
  6. dan Centang ” saya menyetujui persyaratan dari google”
  7. Klik Buat proyek

Jika muncul gambar diatas berarti project sudah berhasil di buat. langkah selanjutnya yaitu Klik Lanjutkan.

Maka kamu akan memasuki kedalam area Firebase kamu. Disini saya akan menjelaskan fitur yang akan kita gunakan saja (yang saya beri kurung merah) alias tidak semuanya. Untuk mengetahui fitur di firebase lebih lengkap bisa cari informasi di google. ada banyak referensi disana terkait firebase. Ok.. Silahkan lihat gambar di bawah ini

Keterangan :

  1. Poin Pertama Pada menu sidebare terdapat tulisan yang di beri kurung merah yaitu Autentication, Database dan Storage. Untuk Autentikation : berisi fitur untuk kebutuhan autentikasi dari aplikasi, jadi fitur autentikasi ada banyak cara bisa melalui token, bisa langsung mengisi email dan password, atau bisa menggunakan akunĀ  media sosial. Adapaun Database : yaitu berisi kumpulan user interface yang digunakan untuk membuat database dan collection alias tabel. Jadi ada dua model database di firebase yaitu Database realtime dan Cloud Firestore. Untuk perbedaanaya bisa kita bahas di artikel selanjutnya. Kemudian yang terakhir yaitu Storage : Digunakan untuk menyimpan file baik itu gambar maupun dokument di firebase.
  2. Poin kedua pada gambar yaitu Setelan proyek dan pengguna dan izin : Jadi didalam sini ada fitur yang mengontrol semua fitur-fitur dari firebase yang ada di sidebar. Intinya disini adalah detail informasi dari pyoject firebase yang kamu buat.
  3. Poin terakhir yaitu Memulai dengan menambahkan Firebase ke Aplikasi yaitu berupa core SDK. intinyasi kamu akan membuat aplikasi yang berjalan pada platform mobile ios, android, web atau game.

Ok. mungkin cukup dulu ya artikel yang singkat ini. Untuk selanjutnya kita akan bahas detail mengenail dari 3 poin diatas. dan ini bisa panjang jika di jelasin dengan tulisan. jadi..

Kesimpulannya

Harapan saya kamu bisa faham tentang apa itu firebase, bagaimana cara membuat project di firebase. Karena itu adalah langkah terpenting sebelum kamu menuju langkah-langkah selanjutnya.

Jangan lupa untuk terus mengikuti artikel pemrograman di initekno.com. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *