Lulusan Informatika Tidak Bisa Coding, Ternyata ini Penyebabnya

Initekno.com –  Lulus dari program studi informatika disalah satu perguruan tinggi ternama pun tidak menjamin seseorang akan bisa koding. Lantas kenapa hal ini bisa terjadi?… Baik, sekarang kita rinci lebih detail lagi. Ketika kamu memutuskan untuk mengambil kuliah dengan jurusan teknik informatika, ilmu komputer, atau sistem komputer, pasti kamu sudah tahu bahwa jurusan ini mau tidak mau harus berkutat dengan yang namanya kode program baik itu yang mendalam maupun tidak.

Tak heran jika banyak dari mereka yang ketika memasuki perkuliah pada semester awal merasa tertantang dengan jurusan ini, Tetapi ketika berada pada pertengahan semester, mereka malah justru berfikir sebaliknya, dan yang lebih parah adalah merasa bahwa jurusan yang dia ambil adalah sebuah kesalahan terbesar. Faktor inilah yang menyebabkan kenapa lulusan informatika tidak bisa koding, merasa bahwa program studi yang dia ambil salah.

1. Tidak Suka Berkutat Dengan Angka

Bagaimana mungkin seorang lulusan pada bidang studi informatika tidak suka berkutat dengan angka?, saya rasa itu mustahil. Dalam setiap rincinya pada data pasti terdapat angka, bahkan pemrograman sendiri terdiri dari banyak angka. Angka dalam pemrograman adalah sebuah hal yang tidak dapat dipisahkan. Makanya banyak yang menjadi programmer dan jago coding malah justru dari jurusan matematika. Dan tidak kita pungkiri lagi bahwa dijurusan matematika angka adalah makanan pokoknya.

Jika kamu adalah orang yang tidak suka berkutat dengan angka-angka yang rumit, saya rasa kedepannya sudah di pastikan tidak akan bisa coding. Atau pun jika kamu membiasakan untuk mengerti tentang angka-angka yang rumit itu, pasti butuh waktu dan learning yang cukup. Tetapi pada dasarnya ini telah didapatkan pada jenjang SMA/SMK, jadi tinggal kamu kembangkan saja di jurusan informatika.

2. Kurang Menguasai Algoritma Pemrograman

Nah, ini yang paling penting. Lulusan informatika tak hanya berkutat dengan angka, tetapi harus menguasai algoritma pemrograman. Algoritma pemrograman adalah modal utama untuk bisa menaklukkan code program yang rumit. Dalam algoritma pemrograman, kamu akan belajar aritmatika, perhitungan dasar dan teknik memecahkan masalah dari yang sederhana sampai yang kompleks.

Dan ini sebuah musibah jika dalam kenyataannya lulusan informatika tidak menguasai algoritma pemrograman, bahkan lebih bahaya lagi ketika tidak mengerti apa itu algoritma pemrograman. Saya rasa anda memang sebaiknya bekerja pada bidang lain selain pemrograman.. hahaha

3. Cara Berfikir Tidak Logis

Berfikir logis memang harus dibutuhkan untuk merangkai sebuah code, apalagi jika code yang kamu ketik mempunyai struktur yang sangat rumit. Tentu kamu harus mengerti alur sistem itu, kemana dan diapakan. Contoh “if then else“. Struktur “Jika maka” ini akan terkesan sederhana dan mudah untuk dipahami, Tetapi jika sudah memasuki if then else secara bersarang, tentu itu akan membuat kamu untuk berfikir dengan logis dalam memahaminya. Karena semua struktur dalam pemrograman tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan, dan ada alur tersendiri didalamnya.

4. Tidak Total Menguasai Bahasa Pemrograman

Ini penyebab berikutnya, mengapa lulusan informatika tidak bisa coding, yaitu tidak mantap dalam menggunakan bahasa pemrograman. Mungkin ini terkesan baik ya, sebab kamu melakukan upgrading skill dari bahasa pemrograman lama ke yang baru.

Justru menurut saya ini adalah sebuah kesalahan. Mengapa demikian?, karena pada dasarnya struktur pemrograman itu sama, kecuali OOP dan Prosedural, maksud saya dari sisi grammernya contoh if, if then else, for, while, do, do while. Semua bahasa pemrograman pasti mempunyai itu. Saran saya jika kamu memang ingin jago coding, paling tidak kamu harus kuasai bahasa tersebut secara maksimal hingga menghasilkan sebuah produk yang bagus dengan bahasa tersebut, baru kamu melakukan learning bahasa baru tersebut.

Contoh: Katakanlah kamu di perkuliahan awal belajar C++, buat produk dengan bahasa C++ tersebut. Baru kemudian kamu belajar Javascript. Maksimalkan saja untuk belajar javascript sampai kamu jago dengan javascript tersebut.

5. Bahasa Inggris Yang Lemah

Bahasa inggris dalam dunia komputerisasi memang hal wajib yang harus kamu kuasai, ya setidaknya kamu tahu maksud dari struktur bahasa yang terdapat dalam istilah-istilah pada dunia komputer, terutama di jurusan informatika yang berkutat dengan coding.

Memang sebuah nilai tambah jika kamu menguasai bahasa inggris ini, terutama ketika kamu akan memutuskan untuk melamar pekerjaan. Intinya jangan sampai tidak tahu sma sekali bahasa inggris. Sebab jika kamu tidak tahu dan tidak mau belajar, maka kedepannya kamu akan kesulitan untuk belajar coding dengan bahasa pemrograman yang kamu pilih.

6. Malas-Malasan Membaca Dokumentasi

Hal yang membuatmu tidak bisa coding berikutnya adalah malas dalam membaca dokumentasi suatu bahasa pemrograman. Coba bayangkan, betapa sekarang teknologi dunia coding menyertakan dokumentasi yang lengkap dengan bahasa inggris. Contoh saja Laravel, Reactjs, Dart. Bagaimana kamu bisa menguasai coding dengan baik kalau kamu malas-malasan dalam membaca dokumentasi. Nah, untuk bisa memahami dokumentasi tersebut kamu harus menguasai bahasa inggris, dan sudah saya bahas pada poin ke 5.

Dokumentasi memang sangat penting dalam pemrograman, bagaimana tidak, untuk memahami dasar dari teknologi terbaru biasanya developer menuangkannya dalam sebuah dokumentasi penggunaan secara lengkap.

7. Lulus Hanya Karena Mau Nyari Kerja Dengan Gaji Gede

Terakhir adalah : Kamu tidak perduli dengan skill koding kamu ketika di kampus ?, Kamu hanya menginginkan cepat lulus dengan menyandang gelar s.kom untuk melamar di perusahaan IT ternama demi mendapatkan gaji yang fantastis ?. Hey bro… Mungkin sekarang kamu bisa melakukan hal itu. Tapi kamu akan merasakannya ketika telah memasuki dunia pekerjaan.

Betapa skill coding itu sangat-sangat dibutuhkan. Apa lagi sekarang perusahaan mengeluhkan susahnya mencari SDM IT yang mempunyai kualitas coding yang baik dan mampu memecahkan permasalahan perusahaan. Jadi mending mulai sekarang kamu fokus pada skill koding kamu deh. hehehe..

Kesimpulan

Dari penyebab-penyebab diatas, saya harap kamu sudah bisa mengambil keputusan, bahwa kamu harus berbuat apa kedepannya. Tapi yang jelas 7 penyebab diatas harus kamu hindari. Sekian artikel dari initekno.com, semoga memberikan manfaat untuk kamu selaku pembaca diluaran sana.

Jangan lupa untuk membaca artikel yang lainnya seputer dunia pemrograman komputer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *